Ucapan Selamat Hari Raya 1435 H Blog Riko

Hallo

Assalamua'laikum Wr.Wb.

Terimakasih anda telah mengunjungi blog saya

SILAKAN LIHAT "Pilih Menu Artikel" disebelah kanan, untuk melihat serta memilih artikel dan ilmu-ilmu di blog saya. :)

Sunday, May 12, 2013

Contoh Karya Tulis Keindahan Pulau Bali



LAPORAN KARYA WISATA
KEINDAHAN PULAU BALI


KARYA TULIS

Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan
Dalam Menempuh Ujian Nasional
Tahun Pelajaran 2011/2012



Disusun oleh :
                                          Nama              : Riko Septyan Nor Saputra
                                          Kelas              : XII IPA 1
                                          No Induk         : 093831
                                          Program          : Ilmu Pengetahuan Alam
    
   ============================================================================
PEMERINTAH KABUPATEN KUDUS
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMA 1 GEBOG
JL.Raya PR.SUKUN GEBOG KUDUS (59354)
TAHUN PELAJARAN 2011/2012

______________________________________________________________



PENGESAHAN


          Karya Tulis ini telah disetujui dan disyahkan oleh pembimbing untuk melengkapi  tugas dan memenuhi persyaratan untuk mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN) pada SMA 1 Gebog Kudus, Tahun Pelajaran 2011/2012.




Disahkan  pada :


                                        Hari       : 
                                        Tanggal :




            Mengetahui

      Kepala SMA 1 Gebog                                               Pembimbing



     Drs.Sujiyanto, S.IP, M.Si                                           Faridah S.Pd
 NIP.  19580216 198303 1 009                            NIP. 19590819 198602 2 001



ii



______________________________________________________________



MOTTO


1.       Di dunia penuh persaingan, siapa yang tidak bersiap-siap dia akan kalah
2.       Membaca adalah sumber kehidupan
3.       Kembangkan potensimu untuk meraih prestasi
4.       Orang bekerja untuk menyambung hidup, Pelajar belajar untuk mendapat ilmu
5.       Selagi umur masih panjang ciptakan karya sebanyak-banyaknya
6.       Mungkin orang dapat lupa akan sesuatu, tetapi janganlah lupa akan jasa-jasa guru
7.       Selagi masih muda banyak-banyaklah menggali ilmu supaya berguna dikelak nanti
8.       Kecerdasan sejati adalah keberanian melangkah maju ketika hasilnya masih belum pasti
9.       Dimana ada kemauan, pasti ada jalan
10. Hargailah karya orang lain, karena dengan menghargai karya orang lain berarti menghargai diri sendiri




iii


______________________________________________________________


PERSEMBAHAN


            Dengan mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang maha Esa, segala rasa dan kebahagiaan yang tidak terkira penulis persembahkan karya tulis ini kepada :
1.     Bapak Drs.Sujiyanto, S.IP, M.Si  selaku kepala SMA 1 Gebog
2.     Ibu Faridah S.Pd  selaku pembimbing karya tulis ini
3.     Ibu Dra. Tuti Umayah sebagai Wali Kelas XII IPA 1
4.     Ayah dan Ibu tercinta.
5.     Teman-teman yang membantu dalam menyusun karya tulis ini.
6.     Siswa-siswi SMA 1 Gebog.
7.     Para pembaca yang budiman

 iv

_____________________________________________________________

KATA PENGANTAR

          Puja dan Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan nikmat, rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ini.
          Adapun tujuan dari pembuatan laporan ini adalah untuk memenuhi persyaratan dalam menempuh Ujian Akhir Nasional Tahun Pelajaran 2011/2012 di SMA 1 Gebog Kudus.
          Penulis sadar bahwa terselesaikannya karya tulis ini tak lepas dari pihak-pihak yang membantu dan memberikan dukungan kepada penulis. Untuk itu penulis mengucapkan terimakasih kepada :
1.   Bapak Drs.Sujiyanto, S.IP, M.Si  selaku kepala SMA 1 Gebog
2.   Ibu Faridah S.Pd  selaku pembimbing karya tulis ini
3.   Ibu Dra. Tuti Umayah sebagai Wali Kelas XII IPA 1
4.   Bapak  ibu guru serta karyawan dan karyawati SMA 1 Gebog Kudus
5.   Teman-teman SMA 1 Gebog Kudus
          Penulis menyadari bahwa karya tulis ini jauh dari kata baik dan sempurna, sehingga penulis mohon maaf jika terdapat kekurangan dalam karya tulis ini. Penulis mohon saran dan kritik kepada para pembaca yang bersifat membangun, supaya karya tulis ini dapat lebih sempurna.
          Penulis berharap karya tulis ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan berguna sebagai panduan adik-adik kelas nanti.


Kudus,    Januari 2012



                                                                                                                Penulis


v 


______________________________________________________________



DAFTAR ISI
Halaman Judul .......................................................................................... i
Halaman Pengesahan ............................................................................... ii
Halaman Motto ........................................................................................ iii
Halaman Persembahan ............................................................................ iv
Kata Pengantar ......................................................................................... v
Daftar Isi  ................................................................................................. vi

BAB  I PENDAHULUAN ...................................................................... 1
1.1. Alasan Pemilihan Judul .................................................................... 1
1.2. Tujuan Penelitian .............................................................................. 1
1.3. Metode Pengumpulan Data .............................................................. 2
1.4. Sistematika Penulisan ...................................................................... 2
BAB II ISI ............................................................................................... 4
2.1. Bali Sebagai Pulau Dewata .............................................................. 4
2.2. Letak Geografis Bali ........................................................................ 4
2.3. Topografi............................................................................................5
2.4. Penduduk Bali ...................................................................................5
2.5. Objek Wisata .................................................................................... 6
2.6.  Jadwal Perjalanan .......................................................................... 16
BAB III PENUTUP ............................................................................... 18
3.1.Kesimpulan ...................................................................................... 18
3.2.Saran  ............................................................................................... 18
3.3. Kesan .............................................................................................. 18
3.4. Daftar Pustaka................................................................................. 19
3.5. Gambar-Gambar Bali...................................................................... 20


vi

______________________________________________________________


BAB I
PENDAHULUAN



1.1 Alasan Pemilihan Judul
                    Seiring dengan perkembangan dunia pariwisata di negara kita terutama peninggalan–peninggalan sejarah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke menjadi salah satu alasan diadakan karya wisata. Karya wisata merupakan suatu kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh sekolah kami. Karya wisata tahun ini mengambil objek-objek karya wisata di Pulau Bali karena di sana banyak terdapat tempat-tempat wisata yang tersohor atau terkenal di Dunia. Keindahan pulau Bali menjadi inspirasi bagi penulis, oleh karena itu penulis memutuskan untuk memberi judul karya tulis ini : ”KEINDAHAN PULAU BALI

1.2 Tujuan Penulisan
A. Tujuan Khusus:       
                         Tujuan penulisan Laporan Karya Tulis ini adalah untuk melengkapi persyaratan guna menempuh Ujian Akhir Nasional (UAN) di SMA 1 Gebog Kudus tahun Pelajaran 2011/2012

B. Tujuan Umum:
Ø Penulis ingin memperkenalkan profile objek-objek wisata yang ada di pulau Bali kepada pembaca
Ø Sebagai wawasan tambahan informasi serta menperbanyak pengetahuan
Ø Sebagai perbandingan antara teori di kelas dan kenyataan di lapangan
Ø Sebagai latihan untuk memperlancar sastra dan bahasa
Ø Mengenal kebudayaan Nusantara
Ø Menanamkan rasa Cinta Tanah Air
Ø Untuk berlatih menyusun Karya Tulis secara Sistematis

1.3 Metode Pengumpulan Data
              Di dalam pengumpulan data karya tulis ini penulis menggunakan beberapa metode antara lain :
1.     Metode Observasi
              Yaitu teknik pengunpulan data dengan mengadakan pengamatan secara langsung pada objek yang di teliti.
2. Metode Interview
    Yaitu suatu metode pengumpulan data dengan jalan wawncara atau tanya jawab secara langsung kepada pemandu wisata.
3. Metode Kepustakaan
    Yaitu suatu metode yang dalam mendapatkan data-data dengan membaca dari berbagai macam buku pengetahuan yang isinya berkaitan dengan penyusunan laporan karya tulis ini.

1.4 Sistematika Penulisan
              Untuk mempermudah pembaca dalam memahami dan mengetahui isi karya tulis ini secara utuh, maka penulis menyusun karya tulis ini dengan sistematika sebagai berikut :
1. Bagian depan memuat:
                    Halaman judul, halaman pengesahan, halaman motto, halaman persembahan, kata pengantar dan daftar isi.

2. Bagian tengah memuat :
« Bab I Pendahuluan
      Dalam bab ini penulis menguraikan tentang alasan pemilihan judul, tujuan penulisan, metode pengumpulan data dan sistematika penulisan.

« Bab II Isi
      Dalam bab ini penulis menguraikan tentang luas dan letak pulau Bali, topografi, penduduk Bali, objek wisata dan jadwal perjalanan.
« Bab III Penutup
      Dalam bab ini penulis menguraikan tentang  kesimpulan, saran dan kesan
3. Bagian belakang memuat : daftar pustaka

______________________________________________________________

BAB II
ISI



2.1. Bali Sebagai Pulau Dewata
Bali berasal dari kata “BALI” dalam bahasa Sansekerta berarti “Kekuatan” dan dari bahasa Bali “BALI” berarti “Pengorbanan” yang artinya agar kita tidak melupakan kekuatan kita dan selalu siap untuk berkorban. Bali mempunyai dua pahlawan yang sangat berjasa dalam mempertahankan wilayah Bali yaitu I Gusti Ngurah Rai dan I Gusti Ketut Jelantik. Pulau Bali disebut Pulau Dewata karena memiliki ciri khas tersendiri yaitu mayoritas penduduknya beragama Hindu, dan mereka menyembah Dewa sebagai perwujudan Tuhan Yang Maha Esa. Dalam penyembahan di Bali, sesaji dan upacara khusus menjadi daya tarik untuk para wisatawan lokal maupun mancanegara.

2.2. Letak Geografis Bali
Pulau Bali adalah bagian dari Kepulauan Sunda Kecil sepanjang 153 km dan lebar 112 km, sekitar 3,2 km dari pulau Jawa. Secara Astronomi, Bali terletak terletak di 8º 25’ 23’’ LS dan 115º 14’ 55” LT yang membuatnya beriklim tropis seperti Indonesia yang lainnya.
Luas wilayah Provinsi Bali adalah ± 5.623,86 km atau 0,29% luas wilayah Indonesia. Secara Administrasi Provinsi Bali terbagi atas 9 kabupaten, 55 kecamatan dan 701 desa atau kelurahan. Ibukota Bali adalah Denpasar. Batas-batas wilayah Bali :
a. Utara : Laut Bali.
b. Selatan : Samudra Indonesia.
c. Barat : Selat Bali, Provinsi Jawa Timur.
d. Timur : Provinsi Nusa Tenggara Timur.

 
2.3. Topografi
Di tengah-tengah pulau Bali terbentang pegunungan yang memanjang dari barat ke timur. Gunung tersebut adalah Gunung merbuk (1.386 m), Gunung parai (1.414 m), Gunung watukara (2.276 m), Gunung panggilingan (2.098 m), Gunung batur (1.717 m), dan Gunung Agung (3.140 m). Di antara gunung – gunung tersebut yang masih aktif adalah Gunung Batur dan Gunung Agung. Dibagian selatan Gunung Batur terdapat semacam bukit yang tingginya 220 m, sedangkan Nusa Penida merupakan bukit kapur dengan puncaknya setinggi 529 m.
Adanya pegunungan tersebut menyebabkan Daerah Bali secara Geografis terbagi menjadi 2 (dua) bagian yang tidak sama yaitu Bali Utara dengan dataran rendah yang sempit dan kurang landai, dan Bali Selatan dengan dataran rendah yang luas dan landai. Kemiringan lahan Pulau Bali terdiri dari lahan datar (0-2%) seluas 122.652 ha, lahan bergelombang (2-15%) seluas 118.339 ha, lahan curam (15-40%) seluas 190.486 ha, dan lahan sangat curam (>40%) seluas 132.189 ha.
Provinsi Bali memiliki 3 (tiga) buah danau yang berlokasi di daerah pegunungan yaitu : Danau Beratan dengan luas ± 370 ha, Danau Tamblingan dengan luas ± 110 ha dan Danau Batur dengan luas ± 1.718.751 ha.

2.4. Penduduk Bali
Penduduk Bali kira-kira sejumlah 4 juta jiwa, dengan mayoritas 92,3% menganut agama Hindu. Agama lainnya adalah Islam, Protestan, Katolik, dan Buddha.
Selain dari sektor pariwisata, penduduk Bali juga hidup dari pertanian dan perikanan. Sebagian juga memilih menjadi seniman. Bahasa yang digunakan di Bali adalah Bahasa Indonesia, Bali, dan Inggris khususnya bagi yang bekerja di sektor pariwisata.
Bahasa Bali dan Bahasa Indonesia adalah bahasa yang paling luas pemakaiannya di Bali, dan sebagaimana penduduk Indonesia lainnya, sebagian besar masyarakat Bali adalah bilingual atau bahkan trilingual.

2.5. OBJEK WISATA
1. TANAH LOT







      Tanah lot terletak di Kabupaten Tabanan. Tanah Lot merupakan salah satu alternatif untuk melihat matahari tenggelam/sunset selain di Pantai Kuta. Waktu terbaik berkunjung sebaiknya pada pukul 17.00 WITA. Tempat ini merupakan obyek wisata pantai yang mempunyai pura di tengah laut, terdapat ular suci yang menjaga tempat tersebut dan air suci yang berada di pura Tanah Lot.
      Di sini ada dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Dang Kahyangan. Pura Tanah Lot Nampak seperti pura yang terapung apabila gelombang pasang, tetapi bila gelombang surut maka orang dapat berjalan menuju pura itu. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Ular suci penjaga yang berada disekitar gua pura Tanah Lot tersebut sampai sekarang masih ada. Secara ilmiah ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning.
2. JOGER




      Pulau Bali memang penuh dengan segala keunikan karya seni yang dihasilkan oleh para seniman dari propinsi ini sendiri. Tak hanya tentang alam dan budaya namun dari Joger muncul rangkaian kata yang lucu, sederhana dan terkadang menyentil menjadi satu inspirasi yang akhirnya tertuang dalam bentuk pakaian, sandal, sepatu, asbak, gantungan kunci dan masih ada yang lainnya. Joger adalah sebuah toko yang terletak di Jalan Raya Kuta, dimana saat ini keberadaannya telah menjadi primadona bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali sebagai tempat untuk memburu oleh-oleh ciri khas Bali saat mereka kembali ke tempat asalnya.
      Joger berdiri tanggal 19 Januari 1981, dimana sejak saat itu nama Joger menjadi satu hak cipta yang secara tegas membatasi pembelian produk, melarang penjualan semua produk bermerek dagang dan bertanda tangan Joger untuk diperjualbelikan di luar gerai Joger itu. Gerai Joger berjarak kurang lebih 11 km dari Kota Denpasar Bali sehingga hanya dalam waktu sekitar 20 menit perjalanan saja maka anda akan tiba disini dan langsung bisa berbelanja aneka produk Joger.
      Mr Joger adalah panggilan akrab bagi Joseph Theodorus Wulianadi pendiri Joger itu sendiri yang mana nama Joger itu sendiri merupakan penggabungan antara 2 huruf nama depan antara JOseph Theodorus Wulianadi dengan 3 huruf nama depan temannya yang memberi hadiah pernikahan padanya sebesar US 20.000 yaitu Mr. GERhard Seeger.    Nama Joger pun akhirnya memang mudah diingat dan unik ditambah dengan Salam Khas mereka yang selalu Selamat Pagi walau hari telah petang sekalipun.
      Adapun produk-produk bermerk Joger ini merupakan salah satu terobosan unik di dunia  usaha yang berhasil mengangkat kata-kata menjadi suatu brand  pabrik kata-kata yang identik dengan pulau Bali. Dengan kualitas produk yang sangat bagus maka amatlah tidak lengkap jika wisatawan tidak datang ke Joger jika berlibur kesini. Hampir setiap hari tempat ini dipenuhi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara terutama ketika musim liburan tiba.
      Pada saat ini, Joger memiliki sekitar 150 orang pegawai yang siap melayani pengunjung lengkap dengan senyum dan keramahan mereka. Selain itu, Joger pun mempekerjakan banyak orang cacat sehingga mereka mampu berkarya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
      Pendirian yang teguh untuk selalu mempertahankan  keaslian merk  Joger di pulau Bali memang terbukti,  hal ini terlihat dari kenyataan bahwa semua produk yang dihasilkan Joger  tidak bisa dibeli di luar pulau Bali, sehingga  apabila seseorang memakai Joger berarti pernah berlibur ke Bali.
      Penggunaan bahan yang berkualitas membuat semua produk yang dihasilkan Joger tidak kalah dengan barang luar negeri bermerk Billabong atau Quick Silver, namun harga tetap terjangkau untuk orang Indonesia.
      Saat ini fasilitas yang tersedia di kawasan Joger adalah banyaknya tempat kuliner, art shop, toilet serta area parkir yang cukup memadai bagi pengunjung yang datang,
      Banyak kesan indah yang pasti akan anda terima jika mengunjungi Pulau Bali ini. Bukan hanya keindahan alam serta atraksi budaya saja, namun aneka buah tangan yang akan diperuntukkan bagi kerabat serta orang terdekat pun tak kalah menariknya.




3. BEDUGUL DAN DANAU BERATAN



      Bedugul merupakan salah satu tempat atau obyek wisata Bali yang menawarkan keindahan pegunungan dan danau. Tempatnya yang tinggi membuat daerah ini selalu diselimuti kabut dan berhawa dingin. Daerah Bedugul terletak kabupaten Tabanan dan berjarak ± 70 km atau 2,5 jam dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Obyek wisata Danau Beratan merupakan salah satu obyek wisata di Bedugul yang sayang untuk dilewatkan. Cuaca yang sejuk di siang hari membuat pengunjung merasa nyaman untuk menikmati pemandangan sekeliling Danau Beratan. Untuk memandangi sekeliling danau, pengunjung bisa menyewa kapal boat.
      Berdasarkan letaknya, Danau Beratan terletak dikawasan Bedugul, Desa Candi Kuning, Kabupaten Tabanan, Bali. Berada di jalur provinsi yang menghubungkan Denpasar, Singaraja serta letaknya yang dekat dengan Kebun Raya Eka Raya menjadikan tempat ini menjadi andalan wisata pulau Bali. Disamping mudah dijangkau Danau Beratan juga menyediakan pesona dan akomodasi yang memadai. Ditengah danau terdapat sebuah Pura yaitu Pura Ulun Danu yang merupakan tempat pemujaan kepada Sang Hyang Dewi Danau sebagai Dewi Kesuburan. Gambar pura ini juga terdapat pada gambar uang kertas lima puluh ribu.




4. PANTAI SANUR





      Pantai Sanur merupakan salah satu pantai terkenal di Bali sejak dulu kala. Pantai ini merupakan pantai yang indah dengan pasir putih dan pemandangan yang elok. Letaknya berada 6 km dari sebelah timur Denpasar. Didekat pantai Sanur terdapat sebuah hotel yang pertama kali di Bali dan tingginya lebih dari pohon kelapa, hotel tersebut adalah hotel Beach Bali.
      Pantai ini terkenal dengan pasirnya yang putih bersih dan sangat lembut. Disamping itu, Pantai Sanur merupakan pantai yang banyak terdapat batu karang. Kawasan Sanur merupakan alternatif bagi wisatawan yang ingin menghindari keramaian di pantai-pantai sibuk lainnya seperti Kuta atau Nusa Dua.
      Di pantai ini ketenangan dan kenyamanan adalah prioritas utama. Bagi yang suka menikmati matahari terbit (sunrise) maka pantai Sanur adalah tempat yang sangat tepat. Pantai Sanur yang akan terlihat sangat indah ketika sore menjelang, karena keadaan air laut surut dan juga gelombang yang beriak kecil. Dari Sanur pula terlihat gugusan Pulau Serangan dan bukit batu karang yang menjorok ke laut di sebelah selatang semakin menasbihkan bahwa Sanur sangat  eksotis.
      Suasana di sepanjang pantai Sanur terang dan teduh karena penuh dengan pohon besar. Pantai Sanur baik untuk menikmati matahari dan cocok untuk berjemur di sepanjang pantai yang berpasir putih ini.

5. TANJUNG BENOA






      Tanjung Benoa berada di ujung tenggara pulau Bali dan bertetanggaan dengan kawasan Nusa Dua. Tanjung Benoa dikenal sebagai pusat wisata air mulai dari parasailing, banana boat, Jet Ski, Rolling Donut, Flying Fish, Snorkeling, Scuba Diving, Glass Bottom Boat dan berkunjung ke Turtle Island (pulau penyu) dengan menggunakan perahu.
      Harga yang dikenakan pada pengunjung untuk menikmati berbagai sarana olahraga atau permainan air tersebut berkisar antara 150 ribu hingga 200 ribu. Dengan harga tersebut pengunjung bisa menikmati olahraga air selama 10-15 menit.
      Kegiatan permainan air biasanya dimulai pada pagi hari sekitar jam 8 sampai dengan jam 12, karena setelah itu air akan surut dan anda tidak bisa menikmati permainan-permainan air lagi karena boatnya tidak bisa digunakan. Dengan instruktur-instruktur yang handal, anda akan diberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan saat menikmati permainan air di sini.
      Uniknya dari tempat ini adalah olahraga surfing atau selancar yang banyak di jumpai di pantai-pantai pulau Bali justru tidak ada di sini, hal ini dikarenakan ombak yang ada di tempat ini cenderung tenang, sehingga kurang cocok untuk olahraga surfing. Di sini juga tidak ada transportasi umum yang hilir mudik, sehingga umumnya pengunjung menggunakan bus pariwisata, kendaraan sewa maupun pribadi.  




6. GARUDA WISNU KENCANA
















     Garuda Wisnu Kencana adalah sebuah taman wisata dibagian selatan pulau Bali. Taman wisata ini terletak di Tanjung Nusa Dua kabupaten Badung, kira-kira 40 km disebelah selatan Denpasar. Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berada di ketinggian 146 meter diatas permukaan tanah atau 263 meter diatas permukaan air laut. Di area ini sedang di rencanakan di dirikan Patung Raksasa Dewa Wisnu yang sedang menunggangi Garuda setinggi 12 meter. Tapi sampai saat ini pembuatannya masih belum selesai. Patung Dewa Wisnu ini masih terpisah bagian tubuhnya, patung Garuda-nya pun masih terpisah juga dengan patung Dewa Wisnu ini dan di rencanakan akan di gabung menjadi satu
      Patung ini merupakan karya pematung terkenal Bali, I Nyoman Nuarta. Monumen ini dikembangkan sebagai taman budaya dan menjadi ikon bagi pariwisata  Bali dan Indonesia. Patung ini diproyeksikan untuk mengikat tata ruang dengan jarak pandang sampai 20 km sehingga dapat dilihat dari Kuta, Sanur, Nusa Dua, hingga Tanah Lot. Patung Garuda Wisnu Kencana ini merupakan symbol dari misi penyelamatan lingkungan dan dunia. Jika pembangunannya selesai, patung ini akan menjadi patung terbesar didunia dan mengalahkan patung Liberty.




7. PANTAI KUTA



      Pantai Kuta adalah sebuah tempat pariwisata yang terletak di sebelah selatan Denpasar, ibu kota Bali, Indonesia. Kuta terletak di Kabupaten Badung. Daerah ini merupakan sebuah tujuan wisata turis mancanegara, dan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal 70-an. Pantai Kuta sering pula disebut sebagai pantai matahari terbenam (sunset beach).
      Waktu paling ramai dikawasan pantai Kuta adalah disore hari atau waktu matahari terbenam (sunset). Semua turis mancanegara maupun lokal berkumpul menjadi satu di sini. Jika ada momen-momen khusus didalam negeri seperti liburan sekolah, libur lebaran Idul Fitri atau libur tahun baru, bisa dipastikan tempat ini sangat ramai.
      Di pantai Kuta pengunjung bisa melakukan selancar atau surfing, bermain sepak bola, bermain layang-layang, sekedar rebahan dipasir pantainya yang hangat, atau cuci mata menyaksikan para bule berjemur. Jasa pembuatan tato temporer (sementara) bisa didapat di pantai ini.
      Kuta Beach Hotel adalah hotel pertama yang berdiri dikawasan ini, namun harus ditutup karena tentara Jepang menyerang Bali pada waktu itu. Biasanya hotel-hotel dikawasan ini bertaraf Internasional. Berawal dari ujung pantai Kuta terdapat Inna Kuta Beach Hotel, Hard Rock Hotel, Mercury Hotel, dll. Juga berdiri sebuah penginapan yang sangat nyaman bergaya butik resort yaitu Alam Kul-kul Boutique and Resort.



8. BCC (Bali Clasic Centre)













      BCC adalah “Bali Classic Centre-BCC” yang menyuguhkan atraksi warisan seni budaya, termasuk tradisi kehidupan masyarakat Bali yang kini secara bertahap sudah ditinggalkan. Taman Rekreasi yang mirip ’Bali Mini` ini di bangun di atas lahan seluas lima hektar di Banjar Nyuhkuning, Ubud, tepatnya sebelah selatan Monkey Forest tempat berkeliaran ratusan kera.
      Di Taman rekreasi ini akan disuguhkan proses pembuatan merangkai janur (banten), kesenian tari, tabuh, pedalangan serta proses dalam pengolahan hasil-hasil pertanian secara tradisional. Semua kehidupan tradisional masyarakat Bali akan diperagakan setiap hari di BCC, termasuk pementasan aneka jenis kesenian.
      Pembangunan BCC yang dirintis sejak Th 2001 sudah mulai di uji coba sejak Maret 2005, namun baru secara resmi dibuka untuk umum tanggal 23 Juli 2005. Pemilik BCC ini adalah Pande Ketut Krisna, SE. Pria kelahiran Gianyar 60 tahun silam yang merintis usahanya dari nol telah menghimpun warga masyarakat sekitarnya untuk melakukan demontrasi aktifitas yang dilakoni masyarakat Bali yang kini mulai ditinggalkan.
      Aktifitas itu antara lain menumbuk padi secara tradisional dengan menggunakan alat “lesung” yang ditumbuk “Luwu”. Proses itu kini hampir tidak ada di Bali, karena sudah diambil alih teknologi menyosohan beras.





9. PASAR SENI SUKOWATI
 













      Pasar Seni Sukowati merupakan pasar rakyat yang menjual berbagai kerajinan seni khas Bali. Pasar ini terkenal sebagai pusatnya penjualan barang- barang cinderamata dengan harga yang paling murah. Pasar seni Sukowati terletak didaerah Sukowati dekat daerah Celuk - Batubulan.
      Terdapat dua lokasi pasar yang sering dikunjungi wisatawan, yang pertama adalah pasar Sukowati lama yang menjual kebutuhan pokok masyarakat. Dikarenakan kesulitan parkir yang sering terjadi saat liburan, maka dibuatlah pasar Sukowati 2 Guwang yang memiliki lahan parkit bus yang cukup luas.
      Pasar seni Sukowati menjual aneka barang seperti kaos, sarung pantai, sandal pantai, tas tangan, tas pakaian khas bali, aneka topeng, kerajinan ukiran serta lukisan. Dengan puluhan macam barang dan ratusan item termasuk makanan khas bali, semua kebutuhan oleh-oleh dapat di temukan di sini.
      Sebagai pasar seni yang terdiri dari ratusan pedagang, transaksi yang terjadi membutuhkan proses tawar menawar yang sengit. Pedagang pasar ini sering menaikkan harga barang setinggi langit untuk menarik untung sebesar-besarnya, sehingga kejelian para pengunjung serta kepandaian menawar harga adalah kunci mendapatkan barang terbaik dengan harga termurah. Tak jarang pembeli harus membandingkan harga antara satu kios ke kios lain karena selisih harga yang mungkin bisa puluhan ribu.

____________________________________________________________

2.6. JADWAL PERJALANAN


Hari pertama, Kudus – Banyuwangi : 2 Juli 2011
08.00 Wib : Berangkat menuju Bali dari kota Kudus melewati Jalur Pantura
11.00 Wib : Istirahat, sholat dan makan di RM. Wahyu Utama Tuhan
18.00 Wib : Makan malam di RM. Panorama didaerah Probolinggo
23.00 Wib : Sampai di Ketapang dan persiapan menyeberang ke Gilimanuk – Bali

Hari kedua, Denpasar – Bedugul : 3 Juli 2011
04.00 Wita : Berada di Bumi Dewata bali, sholat subuh di daerah kab. Jembrana / kab.Negara
06.00 Wita : Di Tanah Lot dan makan pagi di RM. Izmi
08.00 Wita : Melanjutkan perjalanan
11.00 Wita : Kunjungan ke Pabrik kata-kata Joger
13.00 Wita : Di Bedugul dan mengunjungi obyek wisata danau Beratan
15.00 Wita : Makan siang di RM. Sarai
18.00 Wita : Menikmati sunset di Pantai Sanur
20.00 Wita : Chek in hotel, makan malam dan istirahat

Hari ketiga, Tanjung Benoa – Kuta : 4 Juli 2011
08.00 Wita : Setelah sarapan di hotel lalu berkunjung ke pusat oleh-oleh khas Bali
09.00 Wita : Bermain permainan air di Tanjung Benoa
12.00 Wita : Makan siang di lokal area
14.00 Wita : Mengunjungi GWK (Garuda Wisnu Kencana)
16.00 Wita : Bermain-main di Pantai Kuta
19.00 Wita : Kembali ke hotel, makan malam dan istirahat
Hari keempat, BCC-Banyuwangi-Kudus : 5 Juli 2011
07.00 Wita : Makan pagi di hotel dan chek out dari hotel
09.00 Wita : Berkunjung ke pusat oleh-oleh makanan khas Bali
11.00 Wita : Mengunjungi BCC (Bali Mini)
13.00 Wita : Makan siang di RM. Buana Mas-Sanur
16.00 Wita : Persiapan menyeberang dari Gilimanuk ke Ketapang
18.00 Wib  : Makan malam di RM, Chen Chen Ceria Banyuwangi

Hari kelima, Kudus : 6 Juli 2011
08.00 Wib : Tiba dikota Kudus


_____________________________________________________________

BAB III
PENUTUP


3.1. Kesimpulan
      Dari berbagai uraian yang telah dibahas yang terdiri dari beberapa bab, maka dapat di ambil kesimpulan sebagai berikut :
1.     Bali merupakan salah satu pulau Indonesia yang kaya akan aset dalam bidang  Kepariwisataan, seni dan budaya.
2.     Di Pulau Bali banyak orang yang mengakui sebagai tempat bersemayamnya para Dewa sesuai denagan kenyataan.
3.     Bali merupakan Pulau Seribu Pura yang sangat indah.
3.2. Saran
      Penulis menyampaikan saran-saran bagi para pembaca yaitu:
1. Jagalah keindahan dan kelestarian alam, seni dan budaya Bangsa Indonesia agar tetap awet.
2. Kita sebagai penerus bangsa harus belajar dengan giat agar dapat berguna bagi Nusa dan Bangsa.
3.3. Kesan
      Kesan penulis terhadap pulau Bali adalah :
1.     Pulau Bali merupakan pulau yang indah, baik dalam Wisata Pantai maupun Wisata Alam.
2.     Berwisata di pulau Bali cukup menyenangkan.
3.     Pulau Bali penuh dengan pesona.
3.4. Daftar Pustaka
Ø  http://suarapublikbali/wordpress.com/2009/08/20/jelajahi-keindahan-bedugul/




3.5. Gambar-Gambar Bali



7 comments:

  1. Terimakasih. Saya senang bisa membantu orang lain :)

    ReplyDelete
  2. karya tulisnya sangat bagus
    sangat membantu saya
    makasih (y)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oiya sama-sama. Terimakasih sudah mau meluangkan waktu untuk mengunjungi blog saya. Saya senang bisa membuat orang lain terbantu. :)

      Delete
  3. Makasih kak, buat karya tulisnya..
    membantu meringankan beban membuat karya tulis .
    ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dek sama-sama. Tetap semangat untuk bikin karya tulisnya ya :)

      Delete